Jumat, 16 Maret 2012

Definisi Ilmu Komunikasi

Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain"
Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komuniikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya (communication depends on our ability to understand one another).
Pada awalnya, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, komunikasi transaktif|transaktif, komunikasi bertujuan|bertujuan, atau komunikasi tak bertujuan|tak bertujuan.
Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk “barang antik”, topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang revolusioner”, hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio. Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan industrialisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia. Komunikasi dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya, namun subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri .

Apakah Ilmu Komunikasi memang suatu Ilmu?
Kemudian, apakah komunikasi yang dikaji di universitas betul sebuah ilmu? Atau dia hanya suatu kajian pengetahuan saja? Untuk membuktikannya, anda tinggal mensubstitusikan definisi komunikasi yang sudah anda pelajari.
Komunikasi adalah proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain. Jadi, ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain.
Komunikasi adalah pengetahuan, bukan sekedar keterampilan, dia diketahui bahkan dipahami sebagai proses penyampai lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain.
Ilmu Komunikasi jelas objektif, dia melakukan proses, prosedur, dan penyimpulan. Pengujian berdasarkan benar-salah, bukan berdasarkan seharusnya. Berdasarkan data-data,  bukan berdasarkan tahayul dan keinginan. Dia akan selalu konsentrasi ke objek kajiannya yakni proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain; bukan kepada orang yang menyuruh menelitinya. Sehingga, hasilnya bisa digunakan oleh siapa saja.
Karena objektif, tidak berdasarkan kepentingan subjek tertentu, maka ilmu komunikasi juga bersipat universal. Dia berlaku di mana saja (Inggris, Indonesia, Baduy, atau lainnya), kapan saja (sekarang, besok, atau lusa), dan bisa diuji oleh seiapa saja (Ilmu komunikasi bukan milik sarjana komunikasi saja. Orang disiplin ilmu lain silakan mengujinya dengan metode yang baku dan benar. Dia berbeda dengan pengalaman yang sipatnya personal dan tidak bisa diuji oleh siapa saja dan berlaku di mana saja. Dia berlainan dengan ideologi yang digenggam erat penganutnya!
Ilmu Komunikasi juga mempunyai metode tertentu dalam mengkaji proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari pihak satu kepada pihak lain. Metode ini umumnya sama untuk semu ilmu. Hanya titik tekan yang berbeda. Misal Antropologi menekankan kepada metode kualitatif. Sedangkan Fisika menekankan ke metode kuantitatif. Ilmu Komunikasi menggunakan keduanya. Jadi di Ilmu Komunikasi bersipat metodis.
Ilmu Komunikasi jelas merupakan pengetahuan yang berdasarkan logika oleh karena itu dia logis. Tidak ada yang dipelajari dalam proses penyampaian lambang-lambang yang bermakna dari manusia satu kepada manusia lain yang tidak logis. Bahkan dari makna “proses” saja sudah menggambarkan urutan peristiwa yang logis.
Karena komunikasi juga dikaji berdasarkan metode tertentu di dunia empiris, maka diapun dapat diuji secara empiris. Dia bukan logika semata –apalagi khayalan–melainkan diverifikasi di dunia empiris. Dia memenuhi syarat ilmu empirisme.
Berdasarkan pengujian menggunakan ciri-ciri ilmu tersebut, Ilmu komunikasi teruji sebagai sebuah ilmu .
Ilmu komunikasi juga diterapkan dalam kampus atau sistem perkuliahan yang dibentuk dan diberi nama yaitu Fakultas ilmu komunikasi .
Pada Fakultas ilmu Komunikasi terbagi menjadi 4 jurusan,yaitu :
1.     1.  Hubungan masyarakat (Public Relations)
2.     2.  Jurnalistik Penyiaran (Broadcast Journalism)
3.     3.  Periklanan (Advertising)
4.     4.  Komunikasi Visual (Visual Communication)
Tapi kami akan menjelaskan tentang pengertian Broadcast Journalism lebih dalam lagi .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.